Kwitansi: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Cara Menulisnya!

Kwitansi: Pengertian, Ciri-ciri, Fungsi, dan Cara Menulisnya!

Kwitansi atau kuitansi adalah tanda bukti yang sah dalam melakukan pembayaran atau penerimaan uang. Maka dari itu, kwitansi sangat dibutuhkan agar transaksi lebih jelas dan terbilang valid. Lantas, seperti apa contoh, fungsi, cara menulis, serta pengertian kwitansi yang baik dan benar?

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dalam artikel ini yuk.

Pengertian Kwitansi?

Kwitansi adalah sebuah dokumen yang menjadi alat bukti terjadinya pembayaran maupun penerimaan sejumlah uang. Dikeluarkan dan ditanda tangani si penerima, kemudian diserahkan kepada si pemberi uang atau yang membayar. Bisa juga diteken kedua belah pihak untuk memperkuat sisi legalitas.

Adanya kwitansi akan memudahkan pencatatan arus kas yang masuk dan keluar di dalam pembukuan. Umumnya, kwitansi menerangkan kop perusahaan/instansi/lembaga/toko, nomor kwitansi, nama pemberi uang, jumlah pembayaran, nama tempat dan tempat pembayaran atau penerimaan uang, serta tanda tangan  dan nama si penerima.

pengertian kwitansi

Baca Juga: 12 Fashion Item yang Wajib Dimiliki Pria, Simak Biar Tambah Kece!

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Menggunakan Kwitansi

Bila ingin menggunakan atau membuat kwitansi untuk kebutuhan transaksi, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini supaya tidak salah.

1.Hindari meneken kwitansi kosong agar bukti tanda tanganmu tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan menggunakan tanda tangan, akan terlihat mana kwitansi asli dan mana yang dipalsukan untuk tindak kejahatan.

2.Perhatikan juga dalam menulis nama lengkap si penerima maupun pemberi uang.

3.Tambahkan pula tanda di akhir tulisan, misalnya pada bagian ‘untuk pembayaran’. Tujuannya supaya tidak bisa lagi ditambahkan dengan penjelasan atau kalimat lain di luar transaksi.

4.Cantumkan nama tempat dan tanggal transaksi yang berdekatan dengan tanda tangan si penerima uang.

5.Jika nilai transaksi cukup besar dan harus dibubuhi materai, tanda tangan harus mengenal kwitansi.

Ciri-ciri Kwitansi

Kwitansi umumnya terbagi menjadi dua bagian. Lembar berukuran kecil bernama sub kwitansi yang biasa digunakan sebagai bukti bagi penerima uang atau penjual. Sedangkan lembar yang lebih besar adalah kwitansi yang akan diberikan ke pemberi uang atau pembeli.

Bila disimpulkan, ciri-ciri kwitansi adalah:

1.Kwitansi dibuat dalam dua sisi atau dua rangkap. Satu sisi untuk diberikan pada pihak pemberi uang, sisi lain yang asli nantinya akan diberikan kepada pemberi uang dan bagian bawah digunakan sebagai arsip bagi pihak penerima uang.

2.Isinya harus jelas, mencantumkan nomor, nama penerima, jumlah dalam bentuk angka dan nominal.

3.Dibuat dengan menggunakan kertas namun ada juga yang elektronik.

Fungsi Kwitansi

Kwitansi bukan sekedar selembar kertas yang digunakan sebagai bukti transaksi, tetapi juga memiliki fungsi lain yang penting bagi kedua belah pihak.

Bahkan untuk beberapa keperluan, bukti ini wajib disimpan.

Selain itu, ada juga beberapa fungsi lain yang dimiliki oleh kwitansi yaitu adalah sebagai berikut:

1.Tanda Bukti Pembeli Memberikan Uang

Berfungsi sebagai tanda bukti bahwa pihak pembeli telah menyerahkan sejumlah uang baik dalam bentuk cicilan maupun secara tunai sesuai nominal yang disepakati antara keduanya.

2.Memiliki Kekuatan Hukum Ketika Dibubuhi Materai

Jika pada suatu kondisi tertentu dibutuhkan dalam persidangan dokumen berupa selembar kertas tersebut sah dan dapat digunakan sebagai bukti.

3.Digunakan Untuk Klaim Garansi Barang

Produk tertentu memiliki jaminan garansi. Untuk proses klaim apabila terjadi kerusakan atau kualitas tidak sesuai deskripsi produk, salah satu syaratnya adalah membawa kwitansi.

4.Keperluan audit Perusahaan

Kwitansi umunya memiliki lembar copy yang akan disimpan penjual yang antinya digunakan untuk mencocokkan antara barang terjual dengan nominal uang yang didapat.

Bagaimana Cara Menulis Kwitansi

kwitansi

Pengertian kwitansi adalah selembar kertas yang berfungsi sebagai tanda terima bukti pembayaran. Kwitansi wajib dimiliki oleh pelaku bisnis baik perusahaan maupun perorangan, sehingga dapat dijadikan sebagai catatan untuk diri sendiri dan orang lain.

Cara menulis kwitansi juga ada syaratnya detikers, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebab, kwitansi memiliki peran yang sangat krusial dalam melakukan transaksi, apalagi kalau jumlah uangnya besar. Jika terjadi kesalahan penulisan dalam jumlah pembayaran atau nama penerima, maka kwitansi bisa dinyatakan tidak valid.

Lalu, seperti apa cara menulis kwitansi yang benar? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Masukkan Nomor Kwitansi

Pada umumnya kwitansi memiliki kolom nomor di bagian atas. Nah, nomor kwitansi ini berfungsi untuk memudahkan kamu dalam mengecek kwitansi, sehingga kamu lebih mudah saat menyusun kwitansi dari nomor pertama sampai terakhir.

2. Tulis Nama Penerima dan Penyetor

Di dalam kwitansi juga wajib disebutkan nama penerima dan penyetor. Sebaiknya, nama ditulis secara lengkap dan jangan hanya nama panggilan saja.

3. Masukkan Tanggal saat Transaksi

Jangan lupa masukkan tanggal saat transaksi dilakukan. Hal ini dilakukan agar penerima dan penyetor sama-sama mengetahui kapan transaksi terjadi.

4. Masukkan Jumlah Uang

Langkah selanjutnya adalah masukkan jumlah uang yang dilakukan saat transaksi ke dalam kwitansi. Hal ini agar transaksi lebih transparan karena penerima dan penyetor dapat mengetahui besarnya transaksi.

Sebagai pengingat, penulisan jumlah uang di kwitansi dibagi menjadi dua yaitu menulis dengan huruf dan angka. Pastikan saat menulis jumlah uang tidak terjadi kesalahan, terutama dalam memasukkan angka.

5. Tulis Deskripsi Pembayaran

Di dalam kwitansi pada umumnya terdapat kolom “Untuk pembayaran”, dalam kolom tersebut kamu harus menulis deskripsi pembayaran secara rinci dan jelas. Jadi penerima kwitansi dapat mengetahui kalau transaksi ini dilakukan untuk apa.

6. Bubuhkan Tanda Tangan

Agar kwitansi terbilang sah, di dalam kwitansi disertakan juga tanda tangan dari penyetor dan penerima. Jika perlu, sertakan juga stempel perusahaan sebagai tanda terima bukti pembayaran yang resmi.

Cara di atas sangat merepotkan bukan jika ditulis sendiri. Tapi tenang saja di zaman era digital ini Anda bisa mencetak kwitansi dengan sangat mudah lo, yaitu dengan menggunakan aplikasi Cetak Kwitansi. Aplikasi berbasis ANDROID ini sangat mudah digunakan untuk mempermudah Anda dalam mencetak kwitansi.

DOWNLOAD APLIKASI CETAK KWITANSI DI SINI!

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda untuk mengetahui ciri-ciri, fungsi, cara menulis dan pengertian kwitansi . Terima kasih.

-Salam Sukses-